Bab 28

663 Words
            “Neo?” Panggil Jo, saat pria kecil itu sedang asik menyikat jaket milik nya yang sudah direndam oleh Jo hampir seharian. Dan sekarang, karena hujan sudah tidak turun lagi, menyisakan tetesan dari atap. Sekarang, sementara Neo sedang mencuci, Jo memilih duduk di sebuah kursi yang sengaja dia bawa ke luar untuk menemani Neo. Sambil membawa secangkir teh panas, wanita tua itu sesekali mencoba mengajak bicara pada pria kecil yang sedang sibuk mencuci pakaiannya sendiri. Padahal, Jo sudah beberapa kali melarang Neo untuk melakukannya karena dia sendiri yang akan melakukan itu jika hujan sudah reda nanti. Tapi, Neo sudah mendahuluinya saat Jo sedang tidur siang. “Ya?” “Kau suka makan pai apel?” Sepasang mata Neo berputar, dia berpikir sejenak untuk menjawab pertanyaan itu, pernahkah dia makan? Atau tidak pernah? “Kalau kau belum makan, bagai mana kalau kita beli apel lagi ke pasar dan membuat pai apel yang manis?” “Apa itu jauh?” “Hm, jika kau pakai sepeda, kurasa tidak sejauh itu  ....” “Kalau begitu biar aku yang beli.” Neo langsung berdiri, menanggapi ucapan Jo, mengabaikan tangan nya yang penuh dengan sabun dan pakaiannya yang sedikit basah karena air sabun. Melihat itu, Jo hanya terkekeh kemudian menyesap lagi sisa teh panas dalam cangkirnya. “Kau benar-benar anak yang sangat bersemangat ya?” “A—uh, maafkan aku ....” “Tidak! Tidak! Kita pergi besok pagi, lagi pula sebentar lagi malam, dan langit juga sudah mendung lagi, kurasa sebentar lagi hujan pasti turun lagi, dan kau juga tidak tahu arah ke pasar itu ke mana, bukan?” Neo menggeleng canggung. Sungguh, dia tidak ingat kalau dia memang tidak tahu tempat ini, dan alasan dia di sini untuk apa pun, dia tidak tahu. Sementara dia hanya ingin membalas kebaikan Jo yang sudah memberikannya makanan dan tempat untuk berteguh dari hujan dan dinginnya angin penghujung musim gugur. “Lanjutkan saja mencucinya, setelah itu kita rendam pakai pewangi, dan kalau besok masih kotor, kita akan mencucinya lagi.” “A—apa itu tidak akan membuatmu kehabisan sabun, Jo?” “Aku hanya tinggal sendiri selama ini, jadi ... stok sabunku sangat banyak.” Tawa Jo di akhir kalimat, mau tak mau sukses menyunggingkan senyum di wajah Neo. Sungguh, dia sangat bahagia bisa bertemu dengan Jo. Sepanjang sore itu, yang Neo lakukan hanya mencuci, bersama Jo yang menemaninya sambil menceritakan beberapa hal kecil, seperti dulu dia pernah memelilhara beberapa ekor ayam dan seekor anak anjing, tapi anak anjing itu sangat nakal hingga bermain terlalu bersemangat dengan ayam-ayam peliharaannya, mengigiti mereka beberapa kali hingga terluka dan mati. Mungkin terdengar kejam, tapi Jo menceritakan semua itu dengan cara yang cukup unik hingga terdengar sangat lucu dan membuat mereka tertawa. Setelah puas tertawa, Jo memilih membantu Neo untuk membilas pakaiannya sudah dicuci dan di rendam hampir seharian. Setelah memasukkannya ke dalam mesin cuci untuk sekedar diperas airnya agar tidak terlalu basah, dan selama menunggu Jo mengajak Neo untuk masuk, tapi pria kecil itu manolak. “Kenapa?” “A—aku baru pertama melihat ini ....” “Kau suka?” Neo mengangguk cepat. Mesin cuci milik Jo terlihat cukup unik, karena tutup di atasnya terbuat dari haban plastik tembus pandang, Neo bisa dengan jelas bagai mana pakaiannya yang sedang dikeringkan terlihat berputar dengan kecepatan cukup tinggi. Ini pertama kali nya dia melihat hal seperti ini. Dulu, dia sering melihat mesin cuci di rumah Uncle Bob, tapi dia tidak pernah bisa melihat saat alat itu digunakan, atau pun berkesempatan menggunakannya. Jo hanya bisa mendengkus melihat bagai mana Neo terlihat benar-benar polos di depan mesin cuci milik nya. Jadi, dia memilih mengabaikan Neo. “Kalau mesinnya berhenti, kau bisa buka tutupnya dan menjemur itu di dalam rumah.” “Di dalam rumah?” “Ya, lihat langitnya.” Tujuk Jo ke atas. Di mana mega mendung sudah memperlihatkan bagai mana hujan mungkin akan turun sebentar lagi. “Pastikan kau mematikan kontak listriknya setelah mesin cuci berhenti ya, Neo?” “Ba—baik!”  
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD