“Halo sayang~” “Halo sayang~ suara kamu kedengarannya happy banget Kak,” “Ya happy lah, ‘kan lagi dapat telepon dari calon istriku yang cantik.” Ara sontak mengangkat sudut bibirnya, “Ah, kamu kenapa jadi tambah gombal gini sih kak, gimana kalau udah nikah nanti bisa kering gigiku nanti karena senyam-senyum terus haha ...” “Hahaha ... Kamu lucu banget sih, jadi pengen cubit," “Ih, jangan dicubit dong Kak. Eh, tapi Kak aku nelpon kamu karena mau ngajak kamu untuk antar Om Dery ke bandara, dia mau balik hari ini. Kamu bisa ke sini ‘kan?” “Bisa kok. Jam berapa?” “Penerbangannya jam 2 siang ini, kalau bisa kamu datang ke sini jam 12an atau sebelum itu juga ngga apa-apa Kak.” “Hmm gitu, hari ini kamu ada kerjaan ngga?” “Hmm, ada sih Kak. Jam 4 nanti ada pemotretan majalah. Kenapa meman

