Kanae yang baru saja memasuki kelasnya langsung disuguhkan dengan pemandangan yang tidak biasa. Banyak gadis juga pria di sana tengah berkumpul menjadi satu pada satu tempat, sementara yang lain sibuk berbicara dan mengintip keadaan di sana dari pintu dan jendela, membuat Kanae merasa heran sendiri. “Permisi, bisakah aku masuk?” ucap Kanae mencoba melewati kerumunan di depannya. Hingga gadis itu berada di dalam, barulah Kanae bisa melihat keadaan. Koga terlihat begitu malas dengan keramaian di sekitar yang sibuk membicarakan lengan kanannya yang terluka, sementara para gadis terlihat berusaha memberikan perhatian penuh mereka pada Koga. “Koga apa kau baik-baik saja?” “Astaga itu pasti sakit sekali. Bagaimana bisa kau mendapatkan luka itu?” “Apa kau baru saja mengalami kecelakaan?” “Ko

