Yakuza : 41

1693 Words

“Nona Kanae, jika kau memiliki waktu luang untuk melamun seperti itu, kenapa kau tidak menggunakannya untuk hal yang lebih penting saja. Belajar misalnya.” Haru duduk bersedekap di depan meja Kanae dengan kacamata baca bertengger nyaman di atas hidung tingginya. Rambut yang biasanya tertata rapi ke belakang, kini jatuh bebas menutup sebagian sisi wajahnya. Membuat pria itu terlihat lebih muda dan menarik dengan image yang berbeda. Mata tajam itu menatap lurus ke arah Kanae yang kini nampak gugup setelah mendapat teguran itu. Haru jelas tahu bahwa Kanae tengah memikirkan sesuatu. Kanae menyeret gelas orange jusnya ke samping dan mulai menatap Haru. Dia telah memutuskan sesuatu. “Shima-san, bisakah aku mampir ke tempat lain setelah pulang sekolah besok?” “Anda mau ke mana?” “Itu ...” Kana

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD