Jaehoon benar-benar terhibur hari ini. Terlebih setelah mereka berpartisipasi di atraksi lumba-lumba tadi. Ah, itu benar-benar lucu. Yoohan menangis kencang karena melihat ibunya dicium oleh lumba-lumba. Yoohan jadi lebih posesif dan terus saja menempeli Yebin kemana-mana. Bahkan ke toilet wanita sekalipun. Untung saja anak itu masih kecil sehingga para wanita yang ada di dalam toilet mengira Yoohan ikut masuk dengan ibunya karena takut tersesat. Coba saja kalau anaknya itu sudah dewasa, pasti ia akan mendapatkan pukulan gratis dari berbagai jenis tas berbeda. "Ayah, lapar." Yoohan menepuk-nepuk perutnya. Benar juga, ini sudah jam makan siang. Mereka terlalu asik berkeliling hingga lupa waktu. "Yoohan ingin makan apa?" tanya Jaehoon. "Hamburger!" "Baikla—" "No no no! Tidak boleh! Mak

