Bab 24 : Kontak Pertama

1681 Words

Dinding bertutupkan tumbuhan merambat seharusnya cerah berwarna hijau di bawah teriknya matahari. Bias cahaya biasanya tercipta akibat pantulan dari permukaan air bergelombang di kolam renang. Kamar ini seharusnya masih diterangi cahaya siang. Bukan oleh lampu temaram di atas langit-langit ruangan. Hari sudah malam, waktu seakan meloncat begitu saja. Aku sama sekali tak merasakan mimpi. Kulihat Rena tengah berdiri di depan pintu masuk. Tubuhnya menempel pada dinding seakan berusaha untuk bersembunyi dari sesuatu. Oleh karenanya aku berusaha untuk membuat suara seraya bangkit dari kasur. Telunjuk Rena menempel di bibir, memberi isyarat bagiku untuk tetap diam tak bersuara. Tempat ini luar biasa hening. Ke mana perginya semua orang? “Mereka datang,” bisik Rena. Mereka? Pihak yang h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD