Bab 40. Tiba

1027 Words

Ibu kota selalu memiliki kenangan tersendiri di hati Andrea. Bukan hanya tentang masa kecilnya yang bahagia bersama almarhum kakek tercinta dan Andra, juga semua kesakitan yang sempat dirasakannya karena seorang Damian Oliver. Andrea menarik napas panjang, mengembuskannya pelan-pelan melalui mulut. Sekarang, dia sudah kembal ke kota itu yang dulu tak terpikirkan olehnya saat dia meninggalkannya. Andrea sudah berencana untuk menetap di kota kecil tempatnya tinggal, tak akan kembali lagi ke kota yang sudah menorehkan luka di hatinya. Akan tetapi, baru beberapa tahun dia sudah kembali saja. Ekpektasi memang selalu berjalan tidak sesuai dengan realita, selalu bertolak belakang, dan itu juga terjadi kepadanya sekarang ini. Sekali lagi, Andrea menarik napas. Kali ini, dia tidak buru-buru m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD