TWELVE

2048 Words

Max melangkahkan kaki-nya dengan cepat memasuki sebuah klub malam ternama di kota London. Tanpa mengeluarkan member card sekalipun, Max dapat masuk ke ruangan vvip klub tersebut dengan leluasa. Karena klub tersebut milik sahabat terbaiknya, Alexander Michael, seorang pemilik klub malam yang tersebar di beberapa negara. "Max, akhirnya kau datang." Max menghela napas kecil, kemudian menepuk pundak seorang wanita dengan iris mata hazel yang kini menatapnya dengan sedih. "Apa yang terjadi, Amanda?" Tanya Max. Amanda Michael, adik kandung dari Alexander, sahabatnya, kemudian menarik tangan Max dan mengajaknya masuk ke ruangan vvip tersebut. Iris mata biru Max melihat seorang lelaki yang kacau di tengah sofa merah yang nyaman. Alexander. Ya, dia lelaki yang terlihat kacau saat ini. Aman

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD