Cakra yang melihat kedatangan istrinya dan gadis yang sudah lama tidak pernah ditemuinya lagi, langsung berdiri dan memeluk Alka. “Bagaimana kabarmu, Nak?” tanya Cakra dengan penuh kerinduan. “Baik, Papi juga sehat, kan?” tanya Alka kembali. “Papi sehat, selama kamu di negeri orang baik-baik saja, kan?” Cakra berkata sambil melepaskan pelukannya dan meneliti seluruh tubuh gadis kecilnya dulu, “Kenapa badan kamu terlihat kurus?” lanjutnya. “Iya, Pi, Alka baik-baik saja hingga saat ini” jawab Alka sambil tersenyum. Lalu mereka berdua pun mendudukkan tubuhnya. Arsa hanya menatap gadis cantik yang saat ini sedang berbincang dengan papinya. Bahkan, dirinya tidak mengucapkan sepatah kata pun. Menurut Alka, pria yang pernah menjadi cinta pertamanya itu masih membenci dirinya. Namun, gadis can

