Setelah waitress itu pergi meninggalkan mereka, Arsa langsung menyesap kopinya dengan perlahan dan matanya saat ini sedang menangkap mata Alka yang sedang menatapnya. “Makan sekarang Alka, atau Mas akan paksa kamu,” ucap Arsa yang membuat Alka mencebikkan bibirnya kembali, tapi langsung mulai mengambil sendok dan garpu untuk segera memakan makanannya. “Dari dulu nggak pernah bersikap lembut sedikit pun padaku,”batinnya miris. Arsa sesekali melirik Alka yang sedang mengunyah makananya dengan kesal. Pria tampan pemilik mata elang itu kemudian melipat kedua tangannya dan sengaja menatap Alka . “Nggak usah lihat-lihat,” ucap Alka dengan ketus. “Terserah saya mau lihatin kamu,” ucap Arsa santai sambil matanya terus menatap Alka yang sedang makan dengan kesal. “Eh … dosa tahu, Mas, aku buk

