Bunga yang tampak berada di dalam dekapan Tari pun dipapah untuk duduk oleh sang suami, mereka berdua menangis sejak sebelum berangkat ke rumah sakit ini. “Ris … bagaimana keadaan Alka, hiks … hiks?” tanya Bunga pada Risma yang duduk tepat di sampingnya. “Kita berdoa sama-sama ya, Nga. Hiks … hiks …” ucap Risma, yang juga belum mengetahui kondisi menantu kesayangnnya. “Kasihan Tante, dia di dalam sendirian,” ucap Tari dengan wajah yang sudah sembab, “Dia berjuang sendirian di dalam sana,” lanjutnya sambil memandang nanar ruang operasi yang berada di depannya. Arsa yang mendengarkan ucapan Tari pun merasa tercubit hatinya. Ya … istrinya di dalam ruang operasi berjuang sendirian, memang secara prosedur memang seharusnya begitu. Dia yang berprofesi sebagai dokter bedah saraf yang hebat pu

