Rafa Dan Gaby

1582 Words

“Ma … Mas jangan begini, bisa geser sedikit, masih banyak sofa yang kosong,” pinta gadis cantik itu dengan suara yang terbata-bata. Alka merasakan hawa di sekitarnya mendadak menjadi gerah. Ia mundur terus hingga tidak bisa lagi bergerak karena di belakangnya ada sandaran sofa. Arsa yang terus mendekat mengikuti pergerakan Alka juga tampak diam karena tubuhnya sudah sangat menempel pada tubuh Alka. Tangannya juga sudah mengungkung tubuh Alka, ia tidak menigira jika Alka akan bereaksi ketakutan seperti ini. Sangking dekatnya, gadis itu bisa merasakan hembusan napas Arsa yang beraroma mint. “Kenapa jantungku berdetak tak karuan seperti ini?” batin Alka sambil mengalihkan pandangannya ke sembarang arah. Arsa melihat Alka yang merona lantas tersenyum tipis. Gadis itu tampak terpesona denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD