Sedangkan di sisi lain, setelah kepulangan keluarga Ibrahim. Alka tampak terlihat sedang duduk di sofa depan televisi. Dapat dilihat dari wajahnya yang masih terlihat kebingungan untuk mencerna apa yang sudah terjadi tadi. “Kenapa melamun, Tan?” tanya Tari sambil mengamati tantenya. “Tari, tolong jelaskan sama Tante, apa yang baru aja terjadi,” jawab Alka sambil menatap mata keponakannya. Bunga yang baru masuk langsung menghampiri dan duduk di sebelah adik iparnya sambil mengelus punggungnya dengan lembut. “Kamu baru aja menjadi tunangan Arsa, tuh buktinya,” tunjuk Bunga pada cincin yang sudah melingkar di jari manisnya. “Hah … kenapa bisa, Mbak?” jawab Alka sambil mengangkat tangannya untuk melihat cincin yang di maksud oleh kakak iparnya. “Wow … cincinnya bagus banget, pasti hargany

