Pertunangan

1554 Words

Tari yang sejak dari awal pembicaraan sudah terlihat sedang menguping dari balik dinding pembatas antara ruang tamu dengan foyer yang mengarah ke ruang tengah seketika membekap mulutnya dengan tangannya sendiri. Ia seakan tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Dari awal dirinya sudah curiga dengan kedatangan keluarga Ibrahim yang tampak tidak seperti biasanya. “Hah ... jadi mereka sedang melamar Tante. Akhirnya Tante bisa bersatu dengan cinta pertamanya,” batinnya dengan gembira. Degup jantungnya terasa lebih cepat karena ikut merasakan kebahagiaan tantenya. Apalagi saat ini Arsa ikut dengan mengenakan pakaian resmi. Awalnya Tari mengira jika mereka baru saja menghadiri sebuah acara, Tapi melihat Arsa yang mau datang bersama maminya sangatlah aneh, mengingat hubungan mereka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD