Teror

1521 Words

Surya tiba di butik dua puluh menit setelah di telpon oleh kekasihnya. Lelaki jangkung itu saat ini tengah melihat semua foto serta berkas hasil pemeriksaan kesehatan dari salah satu rumah sakit besar yang berada di Jerman. Ia pun terlihat sedang mengeraskan rahangnya, sebenarnya saat ini ia sangat marah. Rasanya ia ingin mendatangi Arsa dan membunuhnya. Setelah mendengarkan semua saran dari Emma ia pun langsung mengambil ponselnya dan menyuruh orang kepercayaannya untuk segera menyelidiki masalah ini secepatnya. Saat ini hanya Emma yang masih berpikiran waras. Gadis itu mencoba menenangkan dua orang yang sangat ia cintai itu. “Sambil menunggu hasilnya, kita jangan bertindak apa-apa dulu. Semua bukti ini biar aku yang pegang. Karena aku tahu siapa Sofia. Dia adalah putri tunggal salah s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD