Bab. 39

873 Words

Komen perparagraf ya gengs. Supaya cepat updatenya. Semoga cerita ini dapat menghibur kalian. Jangan lupa vote ya. Makasih sekali lagi :) *** "Jawab kalau gue ngomong Ris." Gerutu Yusuf karena Auris hanya diam tidak membalas ucapannya sedari tadi, padahal Yusuf ingin mendengar suara Auris. Dan Yusuf juga kesal dengan Auris yang sedari tadi tidak melihat ke arah dirinya. "Ayo makan." Yusuf berdiri dari duduknya saat melihat jam yang sudah menunjukkan waktu makan malam. Yusuf mengambil makanan di atas meja yang memang sudah di sediakan oleh pihak rumah sakit. Yusuf baru menyadari bahwa kamar yang di inap oleh Auris fasilitasnya sangat lengkap. Ini pasti kerjaan kakaknya. "Ayo makan dulu." Yusuf mencolek bahu Auris. Tapi tetap saja Auris hanya diam membisu tidak membalas ucapannya. Au

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD