[SERI 2] BAB 76

1313 Words

Evanders lantas melajukan mobilnya dengan kencang ke arah alamat yang disebutkan ciri-cirinya oleh sang penelpon. Melewati jalanan yang terbilang sepi dan banyaknya tebing membuatnya semakin khawatir walaupun jalanan itu tak jauh dari pusat kota. Hatinya benar-benar tidak tenang. Ia khawatir dengan keadaan Meylira sambil berpikir maksud dari semua ini. Tidak mungkin disebut penculikan jika sang pelaku memberitahu lokasi semudah ini. "Ya Tuhan, tolong jaga Meylira." Beberapa saat kemudian, ia telah sampai di sebuah gudang bekas pengumpulan ikan dari kapal nelayan. Sebuah dermaga yang tidak lagi berfungsi itu menjadi tempat di mana Meylira saat ini berada, salag satu petunjuk yang diberikan oleh sang penelpon misterius tadi. Ia pun tanpa basa-basi langsung berlari ke dalam gudang tersebut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD