“Dia sudah berada di surga.” Jawaban Kimi terus terngiang di kepala Richie. Antara senang dan sedih mendengar jawaban gadis itu atas pertanyaannya tadi. Jadi, apa mungkin sainganku adalah pria yang sudah mati? Richie membenturkan punggungnya ke sandaran jok mobil. Ia merasa mengejar Kimi jauh lebih berat dari pada mengejar Abel yang dulu menjalin kisah asmara dengan kakaknya sendiri. Pria itu mendengkus, jika pada akhirnya Abel tidak Richie dapatkan, akankah sama juga sekarang? Mungkinkah dia juga tidak akan berakhir menjalin kisah dengan Kimi? - - - Richie berubah menjadi sosok yang pendiam tiga hari ini. Ia tak lagi mendatangi klinik untuk bertemu dengan Kimi. Penyakit ‘malarindunya’ sudah berubah menjadi penyakit ‘baper’ akut. Tidak pernah Richie merasa se insecure ini d

