76. Bimbang

2145 Words

Ayu sangat lelah, dan dia hanya tinggal di dalam kamarnya, dia tidak tahu kalau Wahyu sudah tiba di rumah yang ia tinggali. Karena Ayu pikir Wahyu akan balik ke rumah untuk menemani Miko. Selesai menata barang bawaannya, Wahyu segera keluar dari dalam kamar. Dia menatap ke arah tangga di samping. “Ayu tidak mungkin datang ke lantai bawah.” Gumamnya sembari mulai berjalan meniti anak tangga, naik ke lantai atas. Setibanya di lantai atas tatapan mata Wahyu tertuju pada pintu kamar Ayu yang masih menutup. Perlahan tangan Wahyu terulur, memegang gagang pintu kamar. Belum sempat ia memutar gagangnya, pintu terbuka, Ayu berdiri tegak di ambang pintu kamar. “Mas Wahyu?” Wahyu menghela napas, menatap penampilan kusut Ayu Kinanti dari ujung kaki hingga ujung kepala. “Kamu sakit?” Tanyanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD