Author POV Saat ini Eshan dan Aqila saling beradu tatapan dengan jarak yang begitu dekat. Sesekali pandangan Eshan mengarah ke bibir Aqila yang terlihat sangat menggoda, apalagi sudah lama Eshan tak pernah merasakan dan menyentuhnya. Sehingga membuat hasrat Eshan semakin menguat. Eshan perlahan semakin mendekatkan wajahnya ke Aqila, yang membuat Aqila tanpa sadar memejamkan kedua matanya. Sampai akhirnya bibir Eshan sukses mendarat di bibir Aqila. Eshan pun juga memenjamkan kedua matanya menikmati apa yang sedang mereka lakukan saat ini. Kedua bibir mereka menempel cukup lama. Karena memang sebenarnya mereka sama-sama dilanda rindu akan sentuhan masing-masing. Hingga akhirnya Aqila pun tersadar dan membuka kedua matanya, lalu mendorong tubuh Eshan. Sontak membuat Eshan terkejut. “Apa y

