Sembari mengecek beberapa laporan yang dikirim oleh asistennya di ponselnya, Evan berjalan di belakang Aliya dan Amanda yang sudah lebih dulu berjalan memasuki villa. Disaat sudah cukup, Evan memasukkan kembali ponselnya di dalam saku dan netranya langsung menangkap mantan mertuanya yang tampak menyambut hangat kedatangan mereka. "Aliya... akhirnya datang juga..." Siska, ibu dari Amanda langsung menyapa cucunya dan merentangkan tangannya bersiap menerima pelukan Aliya. Aliya yang paham langsung menghampiri omanya itu untuk memberikan pelukan. "Macet ya tadi di jalan?" Pertanyaan itu muncul dari Hendra, ayah Amanda yang datang ikut bergabung sembari membawa segelas kopi di tangannya. Ia terlihat mengelus pucuk kepala Aliya penuh sayang sebelum akhirnya duduk di sofa yang langsung disusul

