Teka Teki Baru

1665 Words

Pagi menyongsong begitu cepat. Namun suasana masih seperti malam. Setelah hujan lebat semalaman, langit dalam keadaan gelap, dan esok pun masih membuta. Kelam membawa kesedihan. Setelah kabar duka atas kematian Imam Zubair yang belum reda, kini penduduk desa menerima kabar duka lagi dari keluarga yang mereka anggap sebagai ustadz. Azam! Setelah kehilangan istri pertamanya, kini ustadz Azam kembali kehilangan istri keduanya. Safira! Kali ini kematiannya justru lebih mengerikan daripada kematian Karina. Mayat Safira ditemukan di dalam kamar dalam kondisi yang tidak memungkinkan sebagaimana mayat pada umumnya. Anggota tubuhnya tidak menyatu padu. Kepalanya putus dari badan, dan lehernya patah-patah. Sungguh mengenaskan. Setelah kematian Safira diumumkan di Masjid, tentu membuat semua wa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD