"Habis ini saya bebas tugas, kan?" "Masih ada, Pak." "Kata kamu tadi sudah selesai?!" "Ya, saya gak tau kalau ada tambahan lagi, Pak." "Ngebohongin saya, kamu!" "Astagfirullah, saya juga gak tau, Pak. Ini Bagas baru kasih tau saya." "Aneh. Yaudah, saya harus ngapain?" Tanya David kesal. Melihat atasannya yang marah, membuat Zira mendatarkan wajahnya. Gagal sudah acara ia ingin menjadi wanita lembut penuh kefeminiman. Memang ya, mencari teman dan atasan itu harus sesuai dengan apa yang akan kita kerjakan. Contohnya saja Zira. Ia sudah bertekad jika di tahun ini ia akan melakukan segala cara agar bisa menjadi gadis lemah lembut dan ramah. Tapi, bukan berarti selama ini dirinya tidak baik dan tidak lemah lembut. Bukan. Hanya saja kurang. Tingkah kuliahnya masih melekat. Ke bar-ba

