31 (Revisi)

1047 Words

"Masyaallah! Ya Allah, Dek! Aden ini Adek gak papa?" Pekik Mbok Surti heboh. David tersenyum lembut menjawabnya. Ia juga tidak bisa menjawab dengan benar sekarang. Mbok Surti langsung memgambil alih Kinan dari David. Memeluk hangat balita yang saat ini tertawa kecil karena merasa geli. Wanita itu kembali meneteskan air mata. Merasa bahagia dengan apa yang baru saja ia lihat. Hatinya kembali menghangat. Tidak tahu harus mengucapkan kata apalagi selain bersyukur pada-Nya. "Adek Mbok elap dulu, ya Den? Kayanya gak enak lengket," ujar Mbok Surti seraya mengusap air matanya. David memberikan anggukan sebagai tanda persetujuan. "Duduk dulu, Ky." Lucky yang baru masuk dengan Zira lantas duduk di sofa. Sesuai dengan yang David ucapkan. Melihat sekeliling rumah sepupu iparnya itu, Lucky mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD