Chapter 10 : Fire

2985 Words

Eleanor tidak pernah membayangkan, bahkan dalam mimpi buruk, hidupnya akan serumit ini. Dia menerima takdir Tuhan yang lain—orang tua yang telah tiada, tinggal hanya dengan seorang Bibi, kemiskinan yang memerangkap mereka di Arbelobello, menjadi buruh perkebunan meski harus berlangsung seumur hidup—Eleanor menerima semua itu dengan lapang d**a, dia akan tetap menjalaninya walau jalan menuju bahagia begitu terjal. Tetapi kali ini, Eleanor tak bisa menahan beban di jiwa sampai rasanya ingin mati. Menjadi pelayan di rumah besar Julius, pelacurnya, dan gadis simpanannya, atau entah kosa kata apalagi yang cocok untuk menggambarkannya—menjadi alasan yang begitu kuat bagi Eleanor mengakhiri hidupnya. Dia merana, menderita, dan tak punya semangat untuk hidup. Tak ada mimpi yang ingin ia raih. Seg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD