“Kau adalah kelemahanku.” “Jadi, hanya karena alasan itu kau menahanku begitu lama di sini? Di sisimu—sebagai, aku tak tahu harus kunamakan apa diriku.” “Kau ingin mendengar alasan yang lain?” “Hm?” “Karena aku sangat mencintaimu, Primrose.” “Sepanjang aku mengerti, kau hanya menginginkan tubuhku.” “Aku ingin memiliki segalanya yang ada dalam dirimu.” “Egois.” “Itu aku.” Mereka tengah berkuda, dengan kecepatan sedang ke sebuah tempat yang merupakan milik Julius. Lelaki itu penuh dengan kejutan. Julius bilang tempat yang satu ini akan membuat Eleanor senang. Oh ya, Eleanor selalu suka pria itu membawanya ke tempat-tempat dengan banyak bunga bermekaran. Dengan diselingi obrolan-obrolan yang kian melekatkan hati mereka. “Aku rasa—aku juga merasakan hal yang sama.” “Apa?” “Mencinta

