Bagian 41

2024 Words

Tuk. Tuk. Tuk. Daddy Ken mengetuk-ngetukan kunci mobil pada meja di depannya, netra pria itu menatap lurus ke arah seseorang yang tengah duduk di depan dia. Perlahan pria itu menarik sudut bibir nya, dia sudah menunggu selama hampir 2 jam di Cafe, kalau saja orang yang ditemuinya bukan wanita itu sudah pasti Daddy Ken tidak akan sudi menunggu berjam-jam seperti ini. Apalagi, saat mereka berdua sudah saling berhadapan seperti ini masih belum ada yang mau membuka suara sedikitpun. Yang mengisi kekosongan dan suasana canggung mereka hanyalah musik yang mengalun di Cafe tempat mereka berdua bertemu. Wanita yang melipat tangan di depan d**a terus saja membuang muka, wajahnya jutek dan galak tapi tetap terlihat cantik nan mempesona di mata pria itu. “Dari dulu sampai sekarang masih aja kyud ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD