Bagian 40

2549 Words

Regan menatap kosong ke arah lampu-lampu yang ada di bawah sana, mata nya masih belum bisa terpejam meski sekarang sudah pukul 1 dini hari. Pikiran nya melayang pada kejadian yang menimpa sahabat nya, River. Sekarang dia tidak bisa membantu cowok itu lagi lantaran keluarganya akan menghabiskan liburan di Belanda. Mama Safa sudah berangkat satu hari yang lalu, dan kini dia bersama Papa Rido menyusul. "Nggak bisa tidur, Re? Penerbangan masih lama lho" gumam Papa Rido, menggeliat untuk mengganti posisi tidurnya yang kurang nyaman. "Belum ngantuk, Pa" "Hm" Papa Rido kembali terlelap. Regan memasang earphone di telinga nya, lagu Alec Benjamin mengalun lembut memasuki indera pendengaran nya. Cowok itu berharap setelah pulang dari Belanda nanti semua kembali seperti semula dan baik-baik saja. T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD