Satu hari setelah kepulangannya dari rumah sakit, River masih membutuhkan waktu untuk beristirahat agar kesehatan nya kembali pulih. Dari kemarin dia sendirian di kamar, keluar hanya kalau ingin saja. Regan tidak berkunjung sama sekali, entah apa yang dilakukan sahabatnya itu hingga tak menjenguknya. River bosan, langkah kaki itu membawa River menuju balkon, lampu kamar Tissa mati, penghuninya tidak ada di rumah. Pintu terbuka membuat River sontak menoleh dan mendapati Arsen menerjang masuk ke dalam kamar. "Bang Arsen" panggil River bingung. Arsen mendekat, cowok itu menatap adiknya dari bawah hingga keatas. "Ikut gue" bisik Arsen pelan, tak memberi kesempatan untuk sang adik mencerna ucapan nya, Arsen langsung menarik lengan River dan membawanya keluar kamar. "Bang, mau kemana sih?" "Ss

