Ketika hendak pulang dan membiarkan Selatan mengantarnya, Kayari terkejut ada seorang pria yang datang mendekatinya. Melihat sosok tinggi tegap dengan pinggang kecil itu ternyata adalah adiknya, membuat kebingungan untuk beberapa saat. “Arka, kok kamu masih di sini? Bukannya kamu sudah—” Tidak dapat melanjutkan ucapannya, Kayari ditarik pelan, lalu dipeluk. Dibawa ke dalam pelukan Arka dengan sengaja. Tubuh kecil Kayari tenggelam di dalam sana. Arka menatap Selatan dengan mengintimidasi. “Ayo pulang. Sama aku saja. Aman,” katanya. Sengaja menunjukkan pada Selatan kalau dia adalah seseorang yang berarti. Seperti yang Selatan pikirkan sedari awal ketika Kayari menyebutkan nama sang adik, Arka. Pasti ada sesuatu. Ia sendiri tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada dua orang

