How If I Love You?

1462 Words

    “Kamu nggak perlu mengantarkan aku pulang,” kata Kayari jutek sambil berjalan menyusuri lorong apartemen Sagara setelah membuka pintunya. Di belakang, Selatan mengikuti dengan tenang sambil memasukkan tangan ke kantong. Sekalipun Kayari berusaha berjalan dengan cepat, tetapi tetap saja, kaki jenjang Selatan bisa dengan mudah menyejajarkannya.     “Aku mau anterin kamu pulang,” katanya bersikeras, tetapi tidak ada ketenggangan yang mengintimidasi di sana. Selatan terlalu tenang. Tersenyum. Seolah semua adalah hal biasa, dalam kontrolnya. Pemuda itu memiliki kontrol diri yang sangat bagus. Sekilas melihatnya, akan merasa dia pria yang begitu lembut (memang beanr begitu adanya), tetapi detik berikutnya, kamu akan tahu betapa mengintimidasi dan dominan dirinya.     Berhenti di depan li

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD