bc

Rise To Save The World [ Indonesia Version ]

book_age4+
0
FOLLOW
1K
READ
reincarnation/transmigration
brave
royalty/noble
bxg
serious
genius
highschool
medieval
rebirth/reborn
ancient
like
intro-logo
Blurb

Seorang hunter rank-s yang menjalani kematian akibat diracuni dan kembali dilahirkan di dunia yang baru.

chap-preview
Free preview
Bab 1 - Terlahir Kembali
Gambar char ada di insta: @leywin16_ Namaku adalah Aeral Gren. Aku seorang hunter rank-S, salah satu dari segelintir manusia yang bisa disebut puncak rantai makanan di bumi. Di antara jutaan hunter yang tersebar di seluruh dunia, posisiku berada di peringkat lima internasional. Bukan sekadar angka, melainkan simbol kekuatan dan rasa takut bagi banyak orang. Setiap kali namaku disebut, guild-guild besar langsung menegakkan tubuhnya. Hunter lain hanya bisa menatap punggungku dari jauh. Dan bagi sebagian, keberadaanku adalah ancaman. Aku sudah terbiasa dengan tatapan iri, bisikan dengki, bahkan rencana-rencana licik yang ingin menjatuhkanku. Tapi selama ini aku selalu selangkah di depan mereka. Aku adalah Aeral Gren—seorang predator sejati. Atau… setidaknya, aku pikir begitu. ▸ Malam yang Menghancurkan Aku terbangun dengan tubuh yang luar biasa lemas. Rasanya seperti baru saja kehilangan semua kekuatan yang kumiliki. “Haa… apa yang terjadi…? Kenapa tubuhku… berat sekali…?” Aku mencoba mengangkat lenganku. Gagal. Bahkan untuk bernapas pun terasa menyiksa. Racun. Itulah pikiran pertama yang muncul di kepalaku. “Jangan bilang… ada yang berhasil meracuniku?” gumamku dalam hati, napasku tersengal. Memang tidak mengherankan. Banyak yang ingin posisiku jatuh. Banyak yang ingin melihat namaku dicoret dari daftar ranking internasional. Dengan matinya aku, satu saingan besar akan hilang, dan jalan menuju puncak terbuka lebar bagi mereka. “Tapi… siapa yang berani meracuni hunter rank-S? Siapa yang berani melawan orang yang ada di peringkat lima dunia…?” Mataku semakin berat. Kesadaranku menipis. Aku—yang selama ini menaklukkan dungeon, memburu monster, dan mengalahkan ratusan lawan—sekarang hanya bisa berbaring tak berdaya. “Apakah aku… akan berakhir di sini…?” Itulah pikiranku yang terakhir, sebelum dunia menjadi gelap. ▸ Tangisan yang Mengguncang Gelap… lalu terang. Aku tidak merasakan dinginnya kematian. Sebaliknya, aku mendengar suara tangisan. Tangisan itu bercampur dengan teriakan bahagia. Suara banyak orang. “Apa… ini? Bukankah aku sudah mati…? Kenapa aku masih bisa mendengar suara…?” Pandangan mataku buram. Aku hanya bisa melihat siluet wajah-wajah asing yang menatapku. Mereka tampak gembira, matanya berkilau penuh harapan. Lalu, salah satu dari mereka berkata dengan lantang: “Lucian Leywin.” Aku membeku. “Lucian… Leywin? Siapa itu…? Apakah… mereka memanggilku dengan nama itu?” Tapi namaku… Aeral Gren. Aku bukan Lucian. Aku mencoba mengangkat tangan untuk melihat. Saat pandanganku jatuh ke sana, darahku seolah berhenti mengalir. Itu… tangan bayi. Kecil. Lemah. Mungil. Tubuhku gemetar. Aku tidak sedang bermimpi, bukan? “Apa aku… dilahirkan kembali…?” Seorang wanita menggendongku. Tangannya hangat, aromanya lembut. Senyumnya—senyum seorang ibu—membuat dadaku bergetar. Air matanya jatuh, bukan kesedihan, melainkan kebahagiaan. Aku tidak bisa menolak kenyataan. Ya… aku benar-benar lahir kembali di dunia lain. ▸ Kehidupan Baru Enam bulan berlalu sejak aku lahir kembali. Dunia ini… sangat berbeda dengan bumi. Rumah yang kutinggali bukan apartemen modern atau mansion hunter elit. Ini adalah rumah sederhana dari kayu, dengan perabotan kasar. Tidak ada listrik, tidak ada peralatan modern. Semuanya terasa… kuno. Namun, dunia ini memiliki sesuatu yang lebih menakjubkan. Aku menyadarinya saat berusia empat bulan. Hari itu, aku mencoba merangkak dan tersandung kursi. Kepalaku terbentur, meninggalkan luka kecil. Wanita yang sekarang kupanggil ibu—Lyanna Leywin—bergegas menghampiri. Aku pikir ia akan mencari obat, tapi tidak. Ia hanya menutup matanya sebentar, mengangkat tangan, lalu mengucapkan kata-kata asing. Cahaya hijau berputar di udara, lalu menempel pada lukaku. Dalam sekejap… luka itu sembuh. Aku terdiam. Tidak, aku terpana. Itu adalah… sihir. “Apakah dunia ini… benar-benar dunia yang menggunakan magic…?” ▸ Keluarga Leywin Aku lahir sebagai anak dari keluarga kecil bernama Leywin. Ayahku, Alaric Leywin – pria berwibawa dengan rambut putih dan mata biru. Tubuhnya berotot, sikapnya keras, tapi aura perlindungannya tak terbantahkan. Elemen utamanya adalah api. Ibuku, Lyanna Leywin – wanita berambut pirang dengan mata biru lembut. Penuh kasih sayang, penuh senyum. Elemen utamanya adalah angin. Kakakku, Althea Leywin – gadis berusia enam tahun dengan rambut putih seperti ayah. Ia jenius. Di usianya yang masih muda, ia sudah bisa merasakan mana. Tidak hanya itu, ia memiliki dua elemen: air dan api. Dunia ini menggunakan mana sebagai sumber sihir. Warna mana menentukan tingkat kekuatan seseorang: Merah → tahap awal, terlemah. Biru → awal peningkatan. Kuning → menengah. Silver → tinggi. Putih → puncak, hanya segelintir orang yang bisa mencapainya. Mendengar penjelasan itu, aku teringat kehidupanku di bumi. Sistemku dulu memberi kekuatan dengan cara mengalahkan monster. Tapi di sini, seseorang harus merasakan mana dengan meditasi. Dua dunia yang berbeda, dua sistem kekuatan yang berbeda. ▸ Dunia yang Luas Dari buku-buku yang k****a diam-diam, aku mengetahui nama benua ini: Lunareth. Benua ini terbagi menjadi beberapa kerajaan besar: Kerajaan Eldoria – manusia. Kerajaan Althoria – elf, telinga runcing, berumur panjang. Kerajaan Baldurak – dwarf, pendek tapi ahli menempa. Kerajaan Wolkaris – beastmen, setengah manusia setengah serigala. Kerajaan Luminaris – ras Sylphora, bertanduk silver, penguasa sihir dan awan. Membaca tentang dunia ini membuat darahku mendidih. Dunia yang penuh ras, kerajaan, dan sihir… dunia yang penuh tantangan. ▸ Percobaan Meditasi Suatu hari, saat ayah, ibu, dan kakakku berlatih di halaman, aku menyelinap ke ruang penyimpanan buku. Aku menemukan buku lusuh bertuliskan: “Cara Merasakan Mana.” Aku membacanya dengan penuh antusias. Di dalamnya tertulis: “Tutup matamu. Masuki alam bawah sadar. Temukan cahaya putih, kumpulkan di inti mana—pusarmu.” Aku duduk bersila. Menutup mata. Menarik napas dalam. Gelap. Lalu muncul cahaya-cahaya kecil, berkelip seperti bintang di malam hari. “Itu dia… cahaya putih itu…” Aku mulai meraihnya. Satu demi satu, kucoba menariknya ke pusarku. Tubuhku bergetar, seakan ada energi asing yang mulai bangun dari tidur panjang. Hanya tinggal satu cahaya lagi. Satu langkah lagi menuju dunia sihir. ▸ Ledakan DUAARRRRR!!! Rumah bergetar hebat. Kayu-kayu hancur, debu beterbangan, kaca pecah. Aku terhempas ke lantai, tubuh kecilku gemetar. Namun cahaya putih yang kukumpulkan tidak hilang. Justru semakin kuat, menyelimuti seluruh tubuhku. Dari luar, suara ayahku terdengar keras: “Lyanna! Jaga Althea! Ada sesuatu di dalam rumah!” Ibuku panik. “T-Tapi Lucian masih di dalam!!” Kakakku menjerit. “Adik!! Adikku masih di dalam!!” Aku hanya bisa menatap cahaya putih yang berputar liar di sekelilingku. Tubuhku terselubung sinar terang, seperti bintang yang jatuh ke bumi. “Apa ini…? Apa aku… penyebabnya…?” Kesadaranku semakin pudar. Tapi jauh di dalam hati, sebuah tekad bangkit: “Aku bukan hanya Lucian Leywin. Aku juga Aeral Gren. Dan di dunia baru ini… aku akan bangkit lebih kuat dari sebelumnya dan aku akan melindungi keluarga ku di dunia ini”

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
54.2K
bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
20.3K
bc

Menyala Istri Sah!

read
4.4K
bc

Trapped in My Future Boss

read
3.4K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.8K
bc

OM DEWA [LENGKAP]

read
7.9K
bc

Desahan Sang Biduan

read
56.6K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook