Rosa bangun lebih awal untuk menge cek kondisi Lucas. Langit masih gelap, dengan semburat keunguan dan biru. Kondisi Lucas terlihat sudah lebih membaik. Bengkak di wajahnya berkurang, dan tubuh Lucas sudah tidak menggigil lagi. Rosa tersenyum kecil sembari melepas alat-alat yang menempel pada tubuh Lucas. Merasa terusik, anak laki-laki itu menggeliat dan tak lama matanya terbuka. Rosa memperhatikan Lucas yang mulai membuka matanya seutuhnya. Anak laki-laki menatapnya, sebelum akhirnya mencoba duduk. 'Bagaimana kondisiku?' Tanya Lucas dengan bahasa isyaratnya yang kaku. "Kau sudah lebih membaik. Maaf ya sudah mengusik tidurmu." 'Syukurlah. Tidak apa-apa.' "Aku mau menge cek luka di pinggangmu. Ayo berbaring lagi." Lucas menurut. Ia akhirnya kembali berbaring, dan Rosa segera mengang

