44

1939 Words

Rezvan keluar lebih dulu dari lift, ia berpegangan sejenak pada bagian sisi lubang di pintu lift, kemudian mencari pegangan yang lain. Rafael merangkak ke arah pintu lift, untuk melihat kondisi Rezvan. ''Rezvan, hati-hati.'' Ucap Rafael, saat Rezvan mencoba menggapai sudut dinding. Namun belum sempat tangannya menggapai dinding, seorang zombie tiba-tiba muncul membuat Rezvan panik dan otomatis mengeluarkan pistolnya untuk menembak zombie tersebut. Tubuhnya pun seketika langsung merosot ke bawah. Rezvan berteriak sembari mencoba menggapai apapun untuk menge- rem lajunya, namun tidak bisa. Lantai terlalu licin, dan di sampingnya tidak terdapat apapun. ''Rezvan!'' teriak Rafael kemudian langsung melompat keluar, membiarkan dirinya ikut merosot. Namun Rafael sudah memiliki perkiraan, sehi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD