Setelah selesai makan, Alea dan Kendra berpindah ke ruang tamu. Alea merebahkan diri di sofa sambil memegang secangkir teh hangat, sementara Kendra duduk di sebelahnya, sibuk dengan ponselnya. Alea, yang merasa penasaran, melirik layar ponsel Kendra. "Kamu lagi apa sih? Sibuk banget dari tadi," tanya Alea sambil menyeruput tehnya. Kendra menoleh dengan senyum kecil. "Aku lagi cari rumah." Alea langsung menegakkan tubuhnya. "Rumah? Untuk apa? Kita sudah punya apartemen." Kendra mengangguk, lalu menunjukkan layar ponselnya yang menampilkan beberapa gambar rumah. "Aku pikir kita butuh tempat yang lebih besar. Rumah ini kan untuk keluarga kecil kita nanti, bukan cuma untuk kita berdua." Alea terdiam sejenak, lalu tersenyum tipis. "Kamu serius mau beli rumah?" "Kenapa nggak? Kita akan pun

