Alea mondar-mandir di kamarnya dengan gelisah. Kepalanya dipenuhi dengan berbagai spekulasi. "Kendra tidak ada di kamar. Kalau dia ke Kenny, lalu di mana Anggun?" pikirnya dengan napas memburu. Mata Alea beralih ke arah Kasandra yang duduk di sofa, sama cemasnya. “Kak, Anggun pasti ada rencana. Kalau Kenny bersama Kendra sekarang, kita harus tahu di mana Anggun berada,” ujar Alea tegas. Kasandra terbelalak, tersadar akan kemungkinan buruk. Ia langsung menuju kamarnya sendiri untuk memanggil Farhan. Dalam waktu singkat, mereka semua berkumpul kembali di kamar Alea. Tak lama setelah mereka berkumpul, pintu kamar terbuka. Kendra muncul, menggandeng Kenny yang terlihat kelelahan. "Alea?" panggil Kendra dengan suara sendu. Alea menatap suaminya itu dengan mengernyit heran. "Dia siapa, Ken

