BAB 11 — Ruang BK dan Teror Kotak Makan

1221 Words

Keesokan harinya, Kevin datang ke Akademi Arunika dengan dua tujuan sederhana. Pertama: mengajar dengan tenang. Kedua: tidak mengalami krisis eksistensi lagi gara-gara murid ranking satu. Sayangnya hidup punya hobi pribadi menghancurkan rencana damai manusia. Jam 07.05 pagi, Kevin baru saja membuka pintu ruang BK… lalu membeku. Di atas mejanya ada sebuah kotak makan mewah. Hitam elegan. Pita merah. Dan tulisan kecil di atasnya. > “Untuk guru BK paling tampan di Arunika.” Kevin menatap kotak itu selama lima detik penuh. Lalu perlahan mundur keluar ruangan. Menutup pintu lagi. Membuka lagi. Kotaknya masih ada. “Tidak mungkin…” Kevin langsung melihat kanan kiri koridor seperti agen rahasia level rendah. Lalu pikirannya mulai liar. “Ini apa?” “Teror?” “Suap?” “Ancaman

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD