Sambil rebahan miring ke sebelah kiri. Handphone dijanggal pakai sebuah bantal jari telunjuk kànan mengetik platform yang dituliskan Ida di chatnya. Bintang app. Aku telusuri dan dapat. Menurut Ida, untuk menulis harus instal Kunang app.. Kedua aplikasi itu ku unduh dihandphoneku. "Buat apa mama sayang?" Jisan juga ikut berbaring di belakangku. "Ini ada teman. Dia penulis. Banyak hasil kerjanya bisa di baca di koran nasional maupun terbitan daerah," kataku "Jadi apa hubungannya mama ngetik- ngetik di ponsel?" "Adalah ... Ida sekarang berkutat buat novel online yang bisa dibaca di manapun yang ada benda pintar ini," aku mengerahkan pandangan Jisan pada ponsel yang duduk manis di sebuah bantal di depanku. Jisan tersenyum dan pergi bergabung dengan Dio, Jose. Yeti tidur sendiri di kamar

