Lembar Ke-duapuluh

2989 Words

Hari masih cukup pagi saat Zafran membawa langkahnya membelah sepinya koridor. Arlesh tidak pergi bersamanya hari ini. Anak itu sudah lebih dulu pergi pagi-pagi sekali untuk mengambil properti praktik di rumah temannya, jadilah Zafran berangkat sendiri dengan menggunakan kendaraan online, setelah oma mewanti-wanti dan memberi nasihat panjang untuk berhati-hati, tentu saja. Pandangan Zafran menjelajah, mengamati beberapa siswa yang tampak sibuk dengan kegiatan masing-masing. Sampai matanya berhenti pada satu titik di depan sana. Dia menyipit, Kean ada di sana, di tengah lapangan basket sambil memainkan bolanya. Zafran sempat diam selama beberapa saat, hanya memandangi bagaimana sosok itu bergerak, tapi kemudian tanpa ia sadari kakinya mulai beranjak dari tempat. Ia mendekat, lalu berhenti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD