Lembar Ke-sembilan belas

2375 Words

Zafran keluar dari kamarnya dan langsung menuruni anak tangga dengan cepat. Dia bisa melihat oma dan Arlesh sudah duduk di hadapan meja makan, menunggunya bergabung untuk sarapan, seperti biasa. Namun, kali ini pandangan Zafran menyebar, seperti berusaha menemukan sosok lain di antara mereka. Kemudian matanya bergulir ke arah pintu kamar tamu yang masih tertutup rapat. Dia mengernyit, apa Kean belum bangun? Zafran baru saja akan membawa langkahnya ke sana saat suara oma menghentikannya. "Anak itu udah pergi pagi-pagi tadi." Zafran refleks membalik badan, memutar langkahnya menghampiri meja makan. "Udah pergi?" Mendengar pertanyaan itu, oma segera meletakkan cangkir teh hangatnya ke meja, kemudian menatap Zafran lekat. Mata itu memancarkan ketidaksukaan yang bahkan langsung bisa Zafran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD