Seven

1370 Words

"Telpon, Bill." Galuh gerah melihat kelakuan Billy sejak pulang hotel lusa lalu. Jelas-jelas Billy sudah mendapatkan nomor ponselnya Juwita. Tapi lelaki itu malah bolak-balik ke hotel terus dengan harapan bisa bertemu Juwita lagi. "Dia tidak datang ke hotel," kata Billy malas. "Masa aku menunggunya sepanjang malam dan dia tidak datang-datang." "Untuk apa kau memiliki nomornya kalau kau tidak meneleponnya?" Tanya Galuh balik. Billy mengambil ponselnya. Dia membuka lock screen, lalu dia mulai mengetik nama Juwita. Juwita Cantik "Aku telepon?" Galuh mengangguk. Ayolah Kapten, dimana nyalimu? Kau berani menghadapi teroris, mafia, dan orang-orang lainnya yang sudah mematahkan tulangmu, menembak perutmu, dan membuat tubuhmu banyak bekas luka yang tak bisa hilang. "Halo?" Suara alto itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD