Twelve

1669 Words

"Jadi, apa kau membutuhkanku untuk datang ke pernikahan mantanmu itu?" Tanya Billy, dengan mata yang dikerjapkannya beberapa kali. "Jangan mimpi!" Serunya sambil berlalu meninggalkan Billy. "Kalau kau tidak datang ke sana, kau akan di anggap pecundang. Kalau kau ke sana sendiri, berarti yang Vina ucapkan di ruang tunggu tadi benar. Tapi kalau kau datang bersamaku, maka Gio akan menyesal, Vina akan menyesal karena mengundangmu dan merasa kalah karena kau benar-benar datang dengan laki-laki. Dan terakhir," jelasnya, "Kau akan merasa menang dan puas." Juwita membalikkan tubuhnya yang tadi membelakangi Billy dan menyipitkan matanya sambil mengamati setiap jengkal gerak-gerik Billy dengan teliti. Kalau di pikir-pikir dia sudah sakit hati dan sekarang ditinggal nikah oleh Gio. Wow, what a pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD