Gosip

1433 Words

Agam menatap Sarah yang pingsan di lantai, jantungnya seperti diremas. Tanpa pikir panjang, ia melangkah cepat, mendahului Julian yang terpana. "Biarkan saya," ucap Agam, suaranya rendah tapi penuh wibawa. Dengan hati-hati ia menyelipkan satu lengan di bawah punggung Sarah dan yang lain di bawah lututnya, lalu mengangkat tubuh istrinya yang ringan itu dengan mudah. "Bawa tas dan barang-barangnya," perintahnya pada Julian yang segera menurut. Dengan langkah tegap, Agam membawa Sarah keluar ruang tunggu, menuju lift eksklusif yang langsung menuju lantai direksi. Julian mengikuti dari belakang, wajahnya cemas. Sesampai di ruangan kerjanya yang luas, Agam dengan lembut membaringkan Sarah di sofa kulit yang empuk. Ia berlutut di sampingnya, tangan dengan naluri reflek membelai kening Sarah y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD