Bab 89. Harapan Yang Mulai Muncul

1133 Words

Happy reading Typo koreksi **** Suasana makan malam di rumah berlantai dua tersebut tampak sunyi dan hening. Di meja makan yang muat di duduki oleh enam orang tersebut, kini hanya di duduki oleh dua orang saja. "Fanny kemana, Ma? Dia tidak ikut kita makan malam?" Tanya Aldo kepada Gita istrinya. Gita yang sedang mengunyah makanannya pun menggeleng pelan. "Tidak, Pa. Fanny sedang tidak enak badan. Tadi sudah Mama bawa berobat kata dokter Fanny perlu banyak istirahat. Sepertinya Fanny kelelahan karena akhir-akhir ini tugas sekolahnya banyak, Pa." Jelas Gita sedikit berbohong. Aldo manggut-manggut di tempatnya, beliau melanjutkan makan malamnya tanpa rasa curiga sedikitpun atas perkataan sang istri. Sedangkan di dalam kamar, Fanny sedang menghubungi seseorang. "Iya, Hani. Sepertiny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD