Part 38

826 Words

Belum jadi Nara menjawab, seseorang yang ditunggunya akhirnya datang juga. Sudah dari semalam Nara menghubungi orang itu agar mau bertemu dengan suaminya. Awalnya dia menolak. Tapi karena Nara yang sangat pandai dalam membujuk, akhirnya berhasil juga. "Itu dia!"seru Nara Sontak, Abidzar menoleh. "Kamu?"tunjuknya "Assalamualaikum."sapanya dengan nada kikuk. Bahkan untuk mendongakkan wajah rasanya ia tak berani. Abidzar menegapkan tubuhnya. "Walaikumussalam,"balasnya yang lebih condong sebagai gumaman. "Alyaaa!"pekik Nara girang. Langsung saja wanita itu memajukan kursi rodanya lantas memeluk sahabatnya. Dengan senang hati Alya membalas pelukan itu. "Kamu apa kabar?maaf ya baru bisa jenguk."kata Alya dengan bada sedikit tidak enak. Memang belakanga ini Alya sedang sibuk sehingga gad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD