Bab 23

1040 Words

Akhirnya aku dapat menginjakkan kakiku di rumah yang begitu nyaman. Saat aku berada di hutan, aku sempat berpikir bahwa aku tak dapat lagi menginjakkan kaki di rumah. Tapi sekarang... sekarang aku ada di sini bersama keluargaku.Mama memelukku dengan sangat erat, aku tahu mama pasti sangat khawatir dengan keadaanku. Entah berapa hari aku menghilang, aku tak mengingatnya. "Kamu baik-baik sajakan, Di?" tanya mama setelah melepaskan pelukannya. "Mama lihat sendirkan Diona baik-baik saja." "Mama sangat khawatir karena sejak dari hotel itu kamu tak ada kabar." "Maaf, Ma, Diona tak dapat signal." "Bagaimana bisa?" "Diona boleh mandi dulu gak, Ma, rasanya badan Diona lengket semua." "Baiklah." Ini adalah cara terbaik untuk menghindari pertanyaan mama. Aku memang tahu mama akan terus bertan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD