9. The Wedding

2295 Words

"Permisi, dokter," Athayya mendongakkan kepalanya dari lisensi kesehatan salah seorang pasiennya. Menaikkan kedua alisnya ketika salah seorang suster yang menjaga administrasi didepan ruang prakteknya memasuki ruangannya. "Ada apa, suster?" Tanya Athayya dengan ramah. "Jam praktek untuk sore ini sudah selesai, dokter." Ungkapnya. Athayya mengangguk, "Terimakasih untuk kerjasamanya hari ini." "Sama-sama dokter. Tapi, sekarang anda mendapat panggilan dari Dokter Sean. Anda diminta menghadap ke ruangannya sekarang juga." Athayya sontak melebarkan kedua matanya. "Sekarang? Ada apa?" Suster tersebut hanya mengedikkan bahunya. "Dokter Sean hanya memberi waktu kurang dari sepuluh menit untuk perjalanan anda ke gedung B. Kalau anda tidak kesana menemuinya, dokter Sean akan menarik semua bia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD