cinta dimasa lalu

391 Words
" aduhh , kasian ya udah dikawinin dinikahin kagak , bunting lagi sekarang " " ngk malu tuh ama muka polos yang sok suci !!!" . cercaan-cercaan tetangga semakin hari , semakin membuat ku takut untuk keluar rumah . *** " Assalamualaikum " . kupasang telingaku sungguh-sungguh , siapa yang mengucap salam malam-malam begini , tidak mungkin ada tetangga yang main , karena benar-benar sudah tidak ada tetangga yang mau mendekati keluarga ku , kalaupun ada dia akan mengorek dalam-dalam masalah keluargaku lalu menyebarkan nya dengan diimbuhi kata-kata yang tak sedap didengar . " Assalamualaikum " salam nya lagi , lalu aku mendengar ibu membalas salam dan membuka pintu . " waalaikumsalam , loh nak Ali dan pk Rohim , silahkan masuk " deggg jantung ku berdesir , ada apa mas Ali datang kerumah , tidak biasanya dia datang dan membawa sekaligus keluarga nya . Aku menguping pembicaraan mas Ali dgn keluarga ku , apa aku tidak salah dengar jika mas Ali ingin melamar ku . Melamar gadis yang sedang hamil diluar nikah , ibu memanggilku untuk bergabung dalam obrolan serius ini dan memperjelas maksud mas Ali datang kerumah . " Apa tidak salah mas Ali datang kerumah untuk melamar ku , aku sedang hamil mas , hamil diluar nikah , aku juga tidak memiliki perasaan untuk mas , ayu takut hanya akan menyakiti mas Ali ?" ucapku panjang kali lebar , bermaksud untuk menolak lamaran mas Ali , mas ali adalah salah satu pemuda yang ingin menikahi ku dulu , tapi selalu aku tolak dgn alasan ingin membahagiakan ibu dan bpk dulu . umur mas Ali lebih tua 4 th dari ku , sejak aku masih SMP dulu mmng mas Ali sering datang kerumah , mas ali dengan terang-terangan mengakui kalau dia mencintai ku , tapi lamaran nya selalu ku tolak . Tapi dia datang lagi melamar ku , tapi dengan keadaanku yang sedang hamil ini. " Aku serius yu , bpk ku juga tidak keberatan kalau kita menikah , aku akan terima dengan segala kondisi kamu saat ini " ucap mas Ali tegas " beri aku waktu mas , tunggu sampai aku lahiran nanti ??" memang benar kan wanita tidak boleh melakukan ijab qobul saat sedang hamil , dan aku masih ingin menuggu pertanggungjawaban mas Ridwan . " baik mas tunggu " mas Ali menatapku seraya tersenyum , ***
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD