Alfa mengerutkan kening saat melihat Karenina menghampirinya menggunakan seragam One Mart. Meski ditutupi oleh sweater, tapi Alfa sangat hafal warna toska pada kerah yang menyembul di balik sweater itu. “Kamu, pakai seragam?” tanya laki-laki itu setelah Karenina masuk dan duduk di dalam mobilnya. Bukannya langsung menjawab, wanita itu malah meringis, lalu menunjukkan tas yang ia sandang di bahunya. “Bawa baju ganti, kok,” ujarnya sebagai jawaban, yang tentu saja tidak memuaskan rasa bingung yang kini memenuhi kepala Alfa. Maka setelah melajukan mobil untuk meninggalkan pom bensin tempat biasa Karenina turun jika ia mengantarkannya sampai rumah, laki-laki itu kembali bersuara. “Sebenarnya kenapa si, Ren, kamu nggak ngijinin aku ke rumah kamu?” Sesekali Alfa menoleh, dan yang ia

