22

1890 Words

Fany melirik ke kanan dan kiri saat dirinya menjadi bahan tatapan siswa-siswi yang ada di koridor. Ada yang menatapnya dengan tatapan bingung, tidak percaya, terkejut, bahkan tidak suka membuat Fany tidak nyaman dengan berbagai tatapan itu.  Reagan mengeratkan genggaman tangannya karena merasa jika Fany mulai tidak nyaman dengan situasi sekitar. Bagaimana Fany bisa nyaman jika Reagan terus menggandeng tangannya di depan penghuni sekolah.  Ketika sudah masuk ke kelas Fany menatap Irene yang sedang memperhatikannya dengan sorot mata tidak suka. Irene mengalihkan pandangan seolah-olah jijik dengan Fany, apalagi melihat Fany dan Reagan saling menggenggam tangan. "Duh, Fany beruntung banget bisa pacaran sama Reagan."  Irene dan Maia langsung menatap Miya yang sedang menangkup kedua tangan d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD